garapnews.com-Batam– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau menghadirkan layanan khusus _power backfeeding_ untuk mendukung proses _commissioning_ PLTU Tanjung Sauh Unit 1 dan Unit 2 berkapasitas 2 x 150 Megawatt (MW). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN UID Riau dan Kepulauan Riau dengan PT Panbil Utilitas Sentosa yang dilaksanakan di Kantor PT Panbil Utilitas Sentosa, Batam, Rabu (15/7).
Melalui layanan khusus ini, PLN akan menyediakan pasokan listrik tegangan tinggi dengan kapasitas daya sebesar 33 MVA yang dimanfaatkan pada tahapan _commissioning_ dan penyelesaian konstruksi internal PLTU Tanjung Sauh Unit 1 dan Unit 2. Layanan _power backfeeding_ tersebut menjadi bagian dari dukungan PLN untuk memastikan proses pengujian pembangkit dapat berjalan dengan optimal hingga mencapai target _Commercial Operation Date_ (COD) sesuai rencana.
General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, mengatakan bahwa keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan setiap proyek strategis. Karena itu, PLN terus menghadirkan layanan yang adaptif sesuai kebutuhan pelanggan.
“PLN terus mengembangkan layanan yang tidak hanya andal, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan spesifik setiap pelanggan. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan kebutuhan kelistrikan PT Panbil Utilitas Sentosa dapat terpenuhi dengan solusi yang tepat sehingga proses penyelesaian proyek dapat berjalan secara optimal,” ujar Didik.
Menurut Didik, kerja sama ini mencerminkan peran PLN yang tidak hanya sebagai penyedia tenaga listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung penyelesaian berbagai proyek infrastruktur melalui layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas.
“PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal bagi sinergi yang semakin kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia,”* tambah Didik.
Sementara itu, Managing Director PT Panbil Utilitas Sentosa, Frans Richard Leonard, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik selama proses _commissioning_ PLTU Tanjung Sauh.
Penandatanganan PJBTL ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan penyelesaian PLTU Tanjung Sauh. Melalui kolaborasi yang erat dengan para pelanggan dan mitra strategis, PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan guna mendukung pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
















