garapnews.com-Kepulauan Meranti– Perjalanan menuju Dusun Kepau, Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, bukanlah perjalanan biasa. Perahu kecil menyusuri sungai dan anak sungai, membelah kawasan hutan sagu, menuju wilayah dengan akses jalan yang terbatas. Di sanalah, ratusan warga masih menanti hadirnya listrik—sebuah kebutuhan dasar yang selama ini belum sepenuhnya mereka rasakan.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, hadir langsung untuk mengecek progres pembangunan listrik desa (Lisdes) dan listrik dusun (Lisdus), memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai target serta terang dapat segera dirasakan masyarakat hingga ke pelosok negeri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Sudandi, S.H., Kepala Bagian Ekonomi Sukri, S.E., Camat Tebing Tinggi Timur Marzlin, serta Kepala Desa Kepau Baru Acat. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses listrik.
Kondisi geografis menjadi tantangan utama dalam pembangunan. Akses menuju lokasi harus ditempuh melalui jalur sungai dan anak sungai, serta melintasi kawasan hutan sagu. Selain itu, proses mobilisasi material juga sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut, sehingga membutuhkan perencanaan yang cermat dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Perjalanan menuju lokasi ini menggambarkan nyata tantangan yang dihadapi di lapangan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen PLN untuk terus menghadirkan listrik. Kami ingin memastikan energi listrik berkeadilan dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan seperti ini,” ujar Didik Wicaksono.
Ia menambahkan, progres pembangunan terus dipercepat dengan target penyelesaian pada akhir April 2026 agar masyarakat dapat segera menikmati listrik.
Apresiasi juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandi, S.H., yang turut menyaksikan langsung kondisi di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen PLN yang terus hadir di wilayah dengan tantangan besar seperti ini. Kehadiran listrik akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Sudandi.
Kepala Desa Kepau Baru, Acat, juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah dan PLN terhadap masyarakat di wilayahnya.
“Kami atas nama masyarakat Dusun Kepau mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kementerian ESDM, dan PLN yang telah memberikan perhatian besar terhadap kebutuhan listrik di wilayah kami. Bagi kami, ini bukan hanya tentang listrik, tetapi tentang harapan baru bagi masyarakat untuk hidup lebih baik, meningkatkan ekonomi, serta memberikan masa depan yang lebih terang bagi generasi kami,” ujar Acat.
Bagi masyarakat Dusun Kepau, listrik bukan sekadar penerangan, melainkan harapan—harapan bagi anak-anak untuk belajar di malam hari, bagi pelaku usaha untuk berkembang, dan bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih layak.
Program Lisdes menjadi jembatan antara keterbatasan dan masa depan. Melalui program ini, PLN tidak hanya membangun jaringan listrik, tetapi juga menghadirkan energi listrik berkeadilan sebagai fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Di balik perjalanan panjang yang harus ditempuh—menyusuri sungai, melintasi rawa, dan menembus keterbatasan—PLN terus melangkah memastikan terang hadir hingga ke pelosok. Kehadiran listrik tidak hanya menghadirkan cahaya, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat Kepulauan Meranti menuju masa depan yang lebih baik.
















