Riau  

PLN dan Pemkab Karimun Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Keandalan Kelistrikan

Oplus_131072
banner 120x600
banner 468x60

 

garapnews.com-Pekanbaru – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR) bersama Pemerintah Kabupaten Karimun memperkuat sinergi untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Kabupaten Karimun. Hal tersebut dibahas dalam silaturahmi dan koordinasi antara General Manager PLN UID RKR Didik Wicaksono dengan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Anggota DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Firdaus, serta Kepala Bidang ESDM Kabupaten Karimun Vanderos Purba di Kantor PLN UID RKR, Kamis (8/10).

banner 325x300

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menyampaikan bahwa penguatan sistem kelistrikan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karimun. Sejumlah wilayah usaha ketenagalistrikan (wilus) di Karimun masih membutuhkan dukungan pembangkit diesel sebagai sumber pasokan, sehingga diperlukan solusi kelistrikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Keandalan listrik merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Karimun. Kami mendukung langkah PLN untuk terus memperkuat sistem kelistrikan, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan investor swasta dalam pengembangan pembangkit energi terbarukan seperti PLTS,” ujar Rocky.

Menurut Rocky, kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN dan sektor swasta diperlukan untuk menghadirkan solusi kelistrikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung perkembangan dunia usaha di Kabupaten Karimun.

Menanggapi hal tersebut, General Manager PLN UID RKR Didik Wicaksono mengatakan PLN terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Karimun, baik melalui penguatan sistem dalam jangka pendek maupun penyiapan pengembangan kelistrikan untuk kebutuhan jangka panjang.

“PLN terus memastikan sistem kelistrikan Karimun mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha secara andal. Dalam jangka pendek, kami menyiapkan tambahan mesin pembangkit untuk memperkuat sistem. Pada saat yang sama, kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan investor dalam pengembangan pembangkit energi terbarukan, termasuk PLTS,” kata Didik.

Saat ini, beban puncak sistem kelistrikan Karimun berada di kisaran 36 MW. Untuk memperkuat keandalan pasokan, PLN menyiapkan tambahan mesin pembangkit sebagai langkah jangka pendek guna meningkatkan kecukupan daya dan menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.

Selain penguatan sistem eksisting, PLN juga memproyeksikan adanya pertumbuhan kebutuhan listrik yang cukup signifikan di Karimun. Berdasarkan proyeksi pengembangan beban, kebutuhan listrik di wilayah tersebut berpotensi mencapai sekitar 70 MW ke depan.

“Pertumbuhan kebutuhan listrik di Karimun perlu diantisipasi sejak sekarang. Dengan potensi beban yang dapat mencapai sekitar 70 MW, pengembangan sistem harus dilakukan secara terencana, baik dari sisi pembangkitan maupun infrastruktur pendukungnya. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan calon investor menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan listrik jangka panjang dapat dipenuhi secara andal dan berkelanjutan,” ujar Didik.

PLN menyambut baik dukungan Pemerintah Kabupaten Karimun terhadap pengembangan energi terbarukan. Pengembangan PLTS diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung diversifikasi sumber energi dan memperkuat sistem kelistrikan di wilayah yang membutuhkan tambahan pasokan.

Melalui sinergi antara PLN, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, penguatan sistem kelistrikan Karimun diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karimun.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *