garapnews.com-Pekanbaru – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR) terus memperkuat wawasan dan kewaspadaan insan PLN terhadap potensi penyebaran paham radikal dan terorisme. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal Terorisme yang berlangsung di Ruang Rapat Bintan, Kantor PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Selasa (15/9).
Kegiatan menghadirkan Kanit Intelkam Polresta Pekanbaru, AKP Putra Adin Merdeka, S.H., sebagai pemateri dan diikuti oleh pegawai PLN UID Riau dan Kepulauan Riau. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai dalam mengenali potensi penyebaran paham radikal, meningkatkan kewaspadaan, serta membangun lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, mengatakan bahwa pencegahan paham radikal terorisme membutuhkan kepedulian dan kewaspadaan dari seluruh pihak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan seluruh insan PLN agar mampu mengenali potensi penyebaran paham radikal sejak dini. Mari bersama menciptakan lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan menjunjung nilai-nilai kebangsaan,” ujar Didik.
Didik juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.
Sementara itu, Kanit Intelkam Polresta Pekanbaru, AKP Putra Adin Merdeka, S.H., menyampaikan bahwa upaya pencegahan perlu dimulai dari peningkatan literasi dan kepedulian setiap individu.
“Pencegahan dapat dimulai dari diri sendiri dengan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta mengenali narasi yang mengarah pada intoleransi dan kekerasan,” jelas Putra.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan menyampaikan informasi melalui jalur yang tepat apabila menemukan indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Melalui kegiatan ini, PLN UID Riau dan Kepulauan Riau berharap semakin tumbuh kesadaran bersama di kalangan insan PLN untuk menjaga lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan bebas dari pengaruh paham radikal terorisme.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama pemateri, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai karakteristik serta langkah-langkah pencegahan paham radikal dan terorisme.
















