Memalukan,Para Pendeta Gelar Pesta Gay Di Gereja Dabrowa Gornicza Polandia

banner 120x600
banner 468x60

 

 

banner 325x300

 

garapnews.com- Gereja Katolik di Polandia sedang menyelidiki sebuah skandal besar yang melibatkan para pendeta. Mereka diduga telah menggelar pesta gay di sebuah gereja yang bersejarah. Para pendeta juga dilaporkan menolak untuk berinteraksi dengan staf medis ketika seorang pekerja seks pingsan saat insiden tersebut.

Laman Gazeta Wyborcza pertama kali melaporkan kisah kekacauan dan pesta maksiat tersebut di kota Dabrowa Gornicza di Polandia selatan minggu lalu berdasarkan sumber penegakan hukum setempat. Pesta tersebut diperkirakan berlangsung pada Agustus lalu.

Pesta tersebut dilaporkan dipandu oleh seorang pendeta dari Katedral St. Mary of the Angels, sebuah landmark kota neo-Gotik yang dibangun pada pergantian abad ke-20. Penyelenggara pertemuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai “Pendeta Tomasz Z”.

Dia mengundang sesama pendeta pria dan pelacur ke apartemen resminya di gereja tersebut, RT melaporkan. Pertemuan itu digambarkan sebagai “murni bersifat seksual” dan melibatkan obat-obatan ereksi. Para pendeta juga dilaporkan tidak memberikan akses kepada petugas medis ketika seorang pekerja seks pingsan dalam insiden tersebut.

Akhirnya, situasinya menjadi tidak dapat dikendalikan dan salah satu gigolo kehilangan kesadaran, yang mendorong orang lain memanggil ambulans. Ketika paramedis tiba, perilaku mereka berubah dari skandal menjadi tindakan kriminal.

Para pendeta tersebut diduga menolak untuk menerima petugas medis darurat ke dalam gereja. Tim penyelamat menelepon polisi karena yakin nyawa pasien akan terancam. Penghalangan bantuan medis dalam situasi ini dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga tiga tahun, kata juru bicara kejaksaan kepada Wyborcza.

Menanggapi berita tersebut, Keuskupan Sosnowiec memulai penyelidikan atas keberadaan “pesta maksiat di kepastoran”, seperti diberitakan oleh media. Belakangan, para peneliti Gereja mengatakan bahwa temuan mereka “jauh dari informasi yang biasa diberitakan oleh media”, dan mereka tidak secara khusus membahas perbedaan tersebut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *