Energi  

Srikandi PLN _Goes to Campus,_ Ajak Mahasiswa Siap Hadapi Transisi Energi

banner 120x600
banner 468x60

 

 

banner 325x300

garapnews.com-Jakarta- PT PLN (Persero) melalui gugus tugas Srikandi yang berisi seluruh karyawati PLN mengajak mahasiswa sejumlah kampus di tanah air bersiap menghadapi transisi energi. Bertajuk “Srikandi PLN _Goes to Campus_,” PLN berupaya menjalankan misi sosial melalui pendidikan untuk bersama-sama menempuh jalan mencapai _Net Zero Emissions_ (NZE) di 2060 kepada generasi muda.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kegiatan Srikandi PLN merupakan wujud nyata PLN dalam mendukung upaya pemberdayaan perempuan di dalam perseroan. Hal ini, sesuai dengan prinsip _Environmental, Social and Governance_ (ESG).

Darmawan menekankan, PLN terus mendorong lingkungan kerja yang dinamis melalui pendekatan keanekaragaman, kesetaraan, dan inklusi atau _Diversity, Equity, and Inclusion_ (DEI) untuk menyongsong transisi energi di Indonesia.

“PLN juga terus mendorong keberagaman, kesetaraan dan inklusi di semua lini ekosistemnya. Keberagaman dan kesetaraan adalah pendorong utama inovasi yang inklusif, sehingga kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, merangkul keberagaman dan memberdayakan setiap individu tanpa kecuali,” kata Darmawan.

Direktur Keuangan PLN selaku Ketua Umum Srikandi PLN Sinthya Roesly mengatakan, Srikandi PLN mengambil peran dalam mendorong persamaan hak perempuan dalam karir, keluarga dan masyarakat. Kegiatan Srikandi PLN _Goes to Campus_ menjadi salah satu komitmen PLN yang diwakili perempuan di PLN untuk mengajak para mahasiswa mengambil peran menyukseskan transisi energi dan memahami implementasi pemberdayaan perempuan dalam dunia kerja.

Srikandi PLN _Goes to Campus_ dimaksudkan sebagai wadah berbagi pengetahuan dan kepedulian Srikandi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap profesional yang berwawasan gender dari praktek-praktek keberhasilan internasional.

Kegiatan Srikandi PLN ini juga dapat meningkatkan pemahaman terkait gender di lingkungan civitas akademika, khususnya para perempuan dan kaum muda mahasiswa yang merupakan _talent_ bangsa yang kelak dapat menjadi kader bangsa dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang berorientasi pada kehidupan _green energy_.

“Penguatan peran perempuan dan penerapan pengarusutamaan gender membuat PLN mendapatkan ESG _risk rating_ urutan ke-93 dari 273 perusahaan listrik dunia. Kontribusi Srikandi PLN merupakan wujud nyata dalam komitmen ESG. Salah satu bentuknya, yaitu mengajak mahasiswa di Medan, Kupang, Yogyakarta, Malang dan Surabaya untuk memahami transisi energi melalui kegiatan seminar, _capacity building,_ dan diskusi menyoal peran penting PLN sebagai jantung Indonesia melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan transisi energi termasuk dengan mahasiswa,” papar Sinthya.

Sinthya mengungkapkan, peran Srikandi PLN telah mematahkan stereotipe bahwa sektor energi adalah pekerjaan laki-laki yang membuat perempuan dipandang sebelah mata ketika bekerja di sektor energi. Padahal, potensi perempuan dalam mewujudkan energi terbarukan sangat besar, kontribusi perempuan akan terus ditingkatkan dalam kemajuan transisi energi menyusul kebijakan pemerintah memberikan perhatian pada dimensi gender.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *