Pertama di Kota Pekanbaru,Disdalduk KB Serahkan Sertifikat ELSIMIL Untuk Pengantin

banner 120x600
banner 468x60

garapnews.com-Pekanbaru-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru Drs. H. Muhammad Amin, M.Si didampingi Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Indah Rasuta,S.IP,M.Si menghadiri Acara Pernikahan sekaligus berikan sertifikat ELSIMIL untuk pasangan pengantin warga RT 02 RW 05 kelurahan pematang kapau kecamatan kulim, kemarin pada Jum’at 06/01/2023.

Acara akad nikah yang dipandu oleh KUA Suardi S.A.g,berlangsung jam 09.00 wib di Mesjid Darul Uswah jalan Daru-daru.Selain keluarga kedua mempelai, turut hadir pada acara tersebut ketua RT 02 Sutikno,ketua RW 05 Rusli,Lurah pematang kapau Tar Ajaman S.Sos,jama’ah Mesjid Darul Uswah dan warga setempat.

banner 325x300

Sebelum nya menurut keterangan Sujiati yang merupakan kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) RW 05 kelurahan pematang kapau, kedua mempelai yang bernama Anshari Furqan dan Annisa’ sudah melalui proses skrining kesehatan yang baik.

Menurut Sujiati ini adalah pertama kali Catin (calon pengantin)yang ada di RT 02 RW 05 kelurahan pematang kapau,apabila ingin menikah harus melalui proses skrining kesehatan yang di dampingi oleh TPK (Tim Pendamping Keluarga) dan juga pertama kali di Kota Pekanbaru.

Lebih lanjut Sujiati memaparkan kepada awak media garapnews.com,pentingnya keluarga yang berkualitas untuk membangun masa depan bangsa,dan semoga ini menjadi awal yang baik untuk mewujudkan program pemerintah.Dan berharap Pemko Pekanbaru melalui Disdalduk KB lebih mensosialisasikan program pemerintah Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Kita sebagai kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) di RW 05 yang menaungi sebanyak enam RT dan 1.452 KK berharap program pemerintah ini lebih di sosialisasikan yang paling penting kesejahteraan kader TPK agar lebih di perhatikan juga” ujar Sujiati.

“Generasi yang berkarakter sehingga mampu mengetahui, memahami, dan berperilaku positif tentang kesehatan reproduksi untuk meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya”tambah Sujiati.

Hal hal ini merupakan program dari BKKBN yang dikembangkan dalam rangka persiapan dan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

Hal senada Sutikno selaku ketua RT 02 RW 05 kelurahan pematang kapau mengapresiasi dan mendukung program pemerintah apalagi yang menyangkut tentang kesehatan.

“Acara ini menjadi suatu kehormatan bagi kami RT 02 RW 05 kelurahan pematang kapau kecamatan Kulim dan kami siap mendukung progam pemerintah terkait Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting”ungkap Sutikno.

Salah satu intervensi yang dilakukan dalam upaya percepatan penurunan stunting adalah dengan memastikan setiap Calon Pengantin/calon PUS berada dalam kondisi ideal untuk menikah dan hamil. Berbagai hasil kajian dan penelitian menunjukkah bahwa kondisi ibu saat hamil dan melahirkan merupakan salah satu determinan pada kejadian stunting.

Usia ibu saat hamil dan melahirkan, anemia, indeks massa tubuh rendah, serta perilaku merokok dan keterpaparan terhadap asap rokok dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan janin yang mengakibatkan bayi lahir stunting.

Suatu konsep untuk mendukung keberhasilan pencegahan stunting dari hulu bagi Catin/Calon PUS serta sebagai implementasi dari Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting ini sudah disiapkan berupa alat dan media yaitu Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL).

ELSIMIL adalah aplikasi skrining dan pendampingan untuk calon pengantin (Catin). Setiap pasangan Catin akan mendapatkan pendampingan dari Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang berada di Desa/Kelurahan yang sama dengan wilayah domisili Catin. Tujuan aplikasi ELSIMIL adalah untuk melakukan deteksi dini terhadap kesehatan Catin untuk mitigasi risiko melahirkan bayi stunting.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *