81 TAHUN INDONESIA MERDEKA: SUDAHKAH BERDAULAT, SUDAHKAH ADIL, DAN SUDAHKAH MAKMUR?

Oplus_131072
banner 120x600
banner 468x60

 

garapnews.com-PEKANBARU — Peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus melakukan refleksi terhadap perjalanan Indonesia sebagai negara merdeka.

banner 325x300

Kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 bukan semata-mata terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga membawa cita-cita besar sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945: melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Namun, setelah 81 tahun merdeka, sebuah pertanyaan penting layak diajukan: apakah Indonesia sudah benar-benar berdaulat, adil, dan makmur?

Kedaulatan yang Harus Diperkuat

Kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mempertahankan wilayah dan menjaga batas negara. Kedaulatan juga menyangkut kemampuan bangsa mengelola sumber daya, menentukan arah pembangunan, menjaga kepentingan nasional, serta memastikan kebijakan negara berpihak pada kepentingan rakyat.

Indonesia berada di peringkat ke-20 dunia dengan total kekayaan rumah tangga nasional mencapai sekitar US$3.591 miliar (varian data kesejahteraan/rumah tangga global). Menjadi pusat cadangan komoditas penting dunia seperti nikel, batu bara, tembaga, dan emas.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang besar. Persoalannya adalah bagaimana kekayaan tersebut dikelola sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bukan hanya bagi kelompok tertentu.

Kedaulatan ekonomi, pangan, energi, teknologi, dan sumber daya manusia menjadi pekerjaan besar yang harus terus diperjuangkan.

Keadilan yang Dirasakan Rakyat

Kemerdekaan juga belum sempurna jika keadilan hanya menjadi cita-cita di atas kertas.

Keadilan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari: akses pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan, kesempatan kerja, perlindungan hukum, pembangunan yang merata, serta kesempatan yang sama bagi setiap warga negara untuk berkembang.

Ketimpangan antarwilayah dan kesenjangan sosial menjadi pengingat bahwa pembangunan Indonesia harus terus diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Kemakmuran Bukan Sekadar Angka

Kemajuan ekonomi memang penting. Namun, ukuran kemakmuran tidak cukup hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur.

Rakyat disebut makmur ketika keluarga mampu memenuhi kebutuhan hidup secara layak, anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, masyarakat memperoleh pekerjaan yang bermartabat, dan setiap orang memiliki harapan terhadap masa depan.

Karena itu, pembangunan harus menghadirkan kesejahteraan yang nyata di tengah masyarakat.

Dari Riau Untuk Indonesia

Di usia 81 tahun Indonesia merdeka, Riau memiliki alasan untuk menatap masa depan dengan optimisme. Negeri yang kaya akan sumber daya alam ini juga memiliki kekuatan yang jauh lebih besar: anak-anak muda yang memiliki potensi untuk membawa perubahan.

Riau tidak hanya memiliki minyak dan gas, perkebunan, pertanian, perikanan, serta kekayaan alam lainnya. Riau juga memiliki generasi muda yang tumbuh dengan kreativitas, pendidikan, teknologi, dan semangat untuk berkontribusi.

Anak Muda Riau harus menjadi tuan rumah bagi negerinya sendiri. memberikan kontribusi terbaik, dan ikut serta dalam perubahan perubahan besar bagi negeri ini. kita tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Merdeka!

Adi Hamdani, S.Pd
Ketua Gema Keadilan Riau

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *