garapnews.com-Pekanbaru-Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau mengapresiasi program Layanan Eazy Passport yang diluncurkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru.
Kenapa tidak? Dengan adanya layanan eazy passport ini masyarakat semakin dipermudah untuk membuat passport. Karena tidak perlu lagi antri di Kantor Imigrasi.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Syahrioma Delavino SSos MH melalui Analis Keimigrasian Ahli Muda Desy lindawati SS mengatakan, layanan eazy passport ini mulai dilakukan pada program covid-19 tahun 2020. Diluncurkannya layanan eazy passport ini untuk merangsang minat pemohon paspor yang merasa waspada, karena pada saat covid-19 itu dibatasi geraknya.
“Jadi kita berinisiatif untuk menjemput bola. Kita datangi pemohon paspornya lewat kelompok organisasi atau perkantoran. Dan untuk kelompok, 30 orang sudah bisa kita layani. Kalau untuk layani satu hari kita bisa layani maksimal 100 orang,” sebut Desy.
Mengenai persyaratan, ulas Desy, yang harus dibawa oleh pemohon saat wawancara yakni e-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran/Ijazah/buku nikah sertapersyaratan pendukung (disesuaikan dengan tujuan pembuatan/penggantian paspor). Namun untuk anak-anak harus ada e-KTP Orangtua, Akta Kelahiran serta Surat Pernyataan Orangtua. Sedangkan untuk pergantian yang di atas tahun 2009 cukup e-KTP dan paspor saja.
“Sistem pembayaran tetap kita kasih billing dan pemohonnya bisa bayar langsung ke bank atau ke tempat pembayaran yang sudah disetujui seperti indomaret dan alfamart. Jumlah nominal yang disetor sebesar Rp350.000,” sebut Desy.
Volume pembuatan paspor sejak diberlakukan dengan layanan eazy ini, ungkap Desy, sampai akhir November 2022 kurang lebih 14.000.
“Saat covid-19, pembuatan paspor sangat rendah yakni sekira 4.000 sampai 5.000 setiap tahunnya. Dan setelah covid-19 baru ada peningkatan pembuatan paspor,” beber Desy
Dia mengatakan, lama pembuatan paspor melalui layanan eazy ini normal. Yaitu sama dengan pembuatan visa visa di kantor yakni pada hari keempat sudah bisa diambil paspornya. “Nanti mengumpulkan juga pengambilannya,” sebut Desy.
Untuk pembuatan paspor melalui layan eazy ini, kata Desy, selain ke Komisi Informasi Provinsi Riau diminta juga sudah jemput bola ke BRI, PT BSP, BPN dan Kantor Pajak serta beberapa kantor lainnya.
















