Riau  

Terus Bergerak untuk Pemulihan Kelistrikan Aceh, PLN UID Riau & Kepri Kirim Tim Bantuan Teknis Tambahan Kloter IX

GM PLM UID Riau & Kepri, Didik Wicaksono menyapa dan bersalaman dengan personel Tim Bantuan Teknis Kloter IX sebagai bentuk dukungan moril sebelum menjalankan misi pemulihan kelistrikan di Aceh.

Oplus_131072
banner 120x600
banner 468x60

 

garapnews.com-Pekanbaru – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau kembali memberangkatkan Tim Bantuan Teknis Kelistrikan Kloter IX ke Provinsi Aceh. Pelepasan tim dilakukan di halaman Kantor PLN UID Riau dan Kepulauan Riau sebagai bagian dari upaya berkelanjutan PLN dalam mendukung pemulihan kelistrikan pascabencana. Pengiriman ini merupakan langkah nyata PLN dalam mendukung pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak bencana.

banner 325x300

Dengan keberangkatan kloter IX ini, total personel yang telah dikerahkan PLN UID Riau dan Kepulauan Riau mencapai 193 orang, yang terdiri dari pegawai PLN dan tenaga alih daya. Seluruh personel dibekali kompetensi teknis, peralatan kerja, serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai ketentuan perusahaan.

Tim akan melanjutkan pekerjaan penormalan jaringan distribusi, perbaikan gardu, serta pemulihan suplai listrik di wilayah yang masih membutuhkan dukungan teknis lanjutan, termasuk desa-desa terdampak di sejumlah kabupaten di Aceh.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa penugasan kloter IX merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus hadir bagi masyarakat.

“Kami berharap kehadiran tim ini dapat membantu mempercepat pemulihan kelistrikan di Aceh. Setiap personel membawa semangat pengabdian dan profesionalisme agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik yang andal dan aman,” ujar Didik.

Melalui sinergi lintas unit di wilayah Sumatera serta kolaborasi antara pegawai dan tenaga alih daya, PLN terus memperkuat langkah percepatan pemulihan kelistrikan guna mendukung kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Aceh pascabencana.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *